Minggu, 01 September 2013

Mengatasi Sembelit Pada Bayi


Sembelit pada bayi bisa menjadi hal yang sulit untuk diatasi karena bisa membawa rasa frustasi baik pada anak ataupun bagi orang tua. Bayi yang menderita sembelit biasanya jarang buang air besar dan juga tinjanya cenderung keras. Salah satu tanda bahwa bayi sedang mengalami sembelit adalah adanya sedikit mencret pada bayi yang terjadi dikarenakan tinja cair bisa sedikit melewati hadangan yang dikarenakan sembelit.

Untuk mengatasi sembelit, kita juga harus mengetahui sebab terjadinya sembelit pada bayi. Apakah sembelit yang terjadi dikarenakan asupan makanan bayi yang berubah atau perubahan suhu yang mengakibatkan bayi gampang kekurangan cairan? Jika bayi masih minum asi, apakah diet yang dilakukan ibu menjadi sebab terjadinya sembelit?. Ubah diet bayi dengan memberikan lebih banyak buah dan mengurangi konsumsi sereal. Berikan lebih banyak air dan juga jus buah. Lakukan olahraga bagi bayi seperti mengajaknya merangkak atau lebih banyak berjalan. Olahraga bisa membantu untuk menghilangkan sembelit. Ajari bayi untuk menggerak-gerakkan kakinya. Pijatan pada perut bayi dengan minyak alami atau krim juga bisa membantu mengurangi sembelit pada bayi. Tidak hanya itu, mandikan bayi dengan air hangat juga bisa membantu meringankan resiko sembelit. Yang perlu diperhatikan adalah menjaga agar suhu air tidak terlalu hangat sehingga tidak akan membakar kulit bayi.

Jika bayi memiliki jenis tinja yang kering, keras dan sangat menyakitkan maka bisa dipastikan ia mengalami sembelit. Bayi yang masih minum asi bisa saja tidak buang air besar selama 4 hari atau lebih. Hal ini bukan berarti bayi sedang mengalami sembelit pada bayi. Bayi baru bisa dinilai memiliki masalah sembelit jika mengejang dan menangis saat buang air besar, sakit perut dan nyeri pada perut bagian bawah. Hal lain yang patut diwaspadai adalah jika bayi buang air besar disertai dengan darah. Jika hal ini terjadi maka yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan asupan cairan. Bagi bayi yang masih minum asi, berikan asi lebih sering. Cairkan 1 on jus dan 1 ons air, berikan cairan ini dua kali sehari pada bayi diatas 2 bulan. Jika bayi yang sedang menderita sembelit pada bayi tidak menyukainya maka larutan ini bisa dicampurkan pada botol susu atau asi yag sudah diperas.  Jenis aktivitas yang bisa membantu mengatasi sembelit adalah dengan membaringkan bayi dengan punggungnya menyentuh lantai lalu pompa kakinya. Hal ini bisa membantu melancarkan buang air. Jika bayi suka merangkak, biarkan dia melakukan beberapa putaran di sekeliling ruangan akan bisa membantunya mengatasi sembelit pada bayi.
Cara%20Mudah%20Mengatasi%20Sembelit%20pada%20Bayi Cara Mudah Mengatasi Sembelit pada Bayi

Makanan pada bayi juga bisa mempengaruhi terjadinya sembelit. Hindarkan bayi dari mengkonsumsi buah-buahan yang rawan menyebabkan sembelit seperti apel, pisang, dan juga sereal yang diperkaya dengan zat besi. Sebaliknya, tingkatkan konsumsi serat bayi dengan memberikan sereal seperti havermut dan jelai. Buah-buahan yang baik untuk mencegah sembelit pada bayi adalah seperti aprikot, peach, kacang hijau, dan pir. Jika bayi menolak pemberian buah secara langsung maka kita bisa mencampurkannya dalam sereal bayi. Penyebab lain dari sembelit pada bayi adalah kandungan yang terdapat dalam susu formula.

Susu yang banyak mengandung zat besi seringkali menyebabkan sembelit. Sebagian bayi sensitif dengan susu kedelai sementara sebagian lainnya sensitif terhadap kandungan protein susu sapi. Sebagai pencegahan sembelit pada bayi, kita bisa menambahkan 1 sendok teh sirup jagung kental pada botol minuman bayi. Sirup ini bisa membantu bayi dalam buang air besar. Dalam memilih obat-obatan, kita juda harus tetap berhati-hati dan banyak berkonsultasi dengan dokter anak. Pelembut tinja bisa jadi salah satu alternatif, hanya saja perlu diingat untuk memberikannya sebagai upaya terakhir agar bayi tidak menjadi ketergantungan terhadap obat ini.
Pada umumnya, bayi yang minum asi lebih jarang mengalami masalah sembelit pada bayi dibandingkan dengan bayi yang mengkonsumsi susu formula. Di lain sisi, banyak bayi yang minum asi mengalami sembelit saat diperkenalkan dengan makanan padat. Hal ini terjadi dikarenakan perut mereka tidak terbiasa untuk bekerja dengan begitu keras sebelumnya. Bagaimanapun, hal ini akan berlalu, kita hanya perlu bersabar.  Pada kenyataannya bayi tidak bisa seperti orang dewasa yang bisa dengan mudah mengkonsumsi lebih banyak serat untuk menghindari sembelit. Bayi sepenuhnya bergantung pada kita untuk mengatasi sembelit pada bayi. Dalam kondisi terserang sembelit, bayi seringkali tidak buang air besar dalam 3 hingga 4 hari, kurang napsu makan, susah tidur, mendengkur, menangis keras saat buang air besar dan buang angin dengan bau yang sangat tajam. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kita gunakan untuk mengatasi sembelit.

    Berikan sejumlah kecil jus buah yang dihaluskan

Cairan ini bisa diberikan disela-sela jam pemberian makannya. Campurkan ½ atau 1 ons jus dan ½ atau 1 ons air. Berikan 3 sampai 4 kali sehari. Jangan menambahkan gula dalam jus karena gula tidak akan membantu menyembuhkan sembelit pada bayi. Jenis jus yang biasanya digunakan adalah jus apel, pir, anggur atau blueberri. Jangan berikan campuran jus peach atau aprikot. Juga jangan berikan jus yang mengandung banyak asam seperti jeruk, kiwi, dan nanas karena bisa mengiritasi perut bayi yang sensitif. Iritasi ini disebabkan karena jenis jus ini memiliki resiko alergi yang tinggi.

    Ajari bayi untuk lebih banyak menggerakkan kakinya.

Di ruangan yang hangat, baringkan bayi dengan popok kain dibawah pantatnya dan satu lagi diantara kakinya namun tidak secara langsung menutupi seluruh bagian pantatnya. Ambil kaki kecilnya dengan tanganmu dan dorong dengan halus lutut bayi ke arah pundak kanannya. Jika lutut bayi tidak bisa bergerak lebih jauh dengan nyaman, angkat kakinya keatas dan tarik kakinya kearah kita. Kencangkan dengan perlahan. Saat kita mengencangkan kaki kanannya maka kita juga bisa mendorong lutut kirinya kearah bahu kirinya. Gerakan seperti sedang mengayuh sepeda ini bisa membantu bayi melancarkan sistem pencernaannya dan mengatasi sembelit pada bayi.

    Berikan bayi teh peppermint yang sangat ringan.

Panaskan teko air hingga hangat kemudian tuangkan kedalam gelas. Celupkan kantung teh peppermint kedalam air selama 5 kali. Tuangkan satu ons air rendaman ini pada bayi. Air sangat penting utuk mempercepat proses buang air besar sedangkan peppermint bisa membantu proses pencernaan. Jika cara ini tidak berhasil menanggulangi sembelit pada bayi maka kita bisa mengganti pepermint dengan teh putih. Namun perlu diingat untuk memberikan teh sebagai cara terakhir karena mengandung cafeine yang bisa mengganggu pencernaan bayi yang masih sangat sensitif.

    Mandikan bayi dengan air hangat

Air hangat bisa memberikan kenyamanan bagi bayi yang sedang menderita sembelit pada bayi. Ketidaknyamanan akibat gas yang timbul dari tinja yang padat menyebabkan otot mengejang dan menimbulkan sembelit.  Jika kita mengistirahatkan otot perut bayi yang menegang sembari menenangkan sakit yang disebabkan karena adanya kelebihan gas di perut maka dengan sendirinya bisa menurunkan resiko sembelit. Kantong teh chamomile bisa ditambahkan dalam air bak mandi untuk memberikan efek tenang.

    Ukur suhu bayi melalui dubur.

Jika tidak yakin untuk melakukannya, ada baiknya jika kita berkonsultasi pada dokter anak untuk instruksi detailnya.  Biasanya para orang tua menggunakan suatu q-tip dengan sedikit Aquaphor untuk membantu menempatkan dorongan pada pembukaan dari dubur bayi. Namun pemeriksaan seperti ini sebaiknya jangan terlalu sering dilakukan karena akan membahayakan dan menyebabkan bayi menjadi terlalu bergantung pada bantuan kita. Jadikan ini sebagai jalan terakhir setelah semua hal yang telah disarankan sebelumnya telah dilakukan.

Yang perlu untuk selalu diingat adalah ketika sembelit pada bayi sedang melanda bayi kita maka serangan stres dan emosional juga menderanya. Tidak hanya itu, kita sebagai orang tua juga akan terkena dampak dari stres dan tekanan emosional yang sedang dirasakan oleh bayi. Pastikan bahwa kita mendapatkan asupan serat yang cukup dalam pola diet kita.

Tidak hanya itu, menghadapi penyakit seperti ini membutuhkan energi yang lebih. Sebagai orang tua, kita dituntut untuk selalu siap baik dalam keadaan bayi sehat ataupun sedang sakit. Ada banyak jenis penyakit yang biasanya menyerang bayi, oleh karena itu kita harus selalu waspada dan menjaga asupan bayi agar mengurangi resiko berbagai macam penyakit yang biasanya kerap terjadi pada bayi. Sembelit pada bayi bisa dikurangi asalkan kita memperhatikan segala makanan yang dikonsumsi bayi dan juga makanan kita sendiri, terutama jika kita masih memberikan asi.
Selamat mencoba Bund semoga si Baby lekas sembuh ya:)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar